Artikel Mago "All About The Hunger Games"

"The Hunger Games has 3 books. 23 people die each year in the games. There are 12 districts.
The movie came out 3-23-12.
Coincidence?"


Halo, Mago Readers!
Seperti yang terlihat dari kutipan dan gambar di atas ini, sekarang mari kita mengulas habis all about The Hunger Games. Di Jerman film ini memiliki nama lain yaitu Die Tribute Von Panem.
The Hunger Games adalah trilogi yang ditulis oleh seorang penulis jenius kelahiran Hartford, Connecticut, pada 10 Agustus 1962 yang bernama Suzanne Collins.

Suzanne Collins


THE BOOKS

Buku pertama dari trilogi ini berjudul The Hunger Games.


Berkisah tentang Katniss, berusia 16 tahun yang tinggal bersama ibu dan adik perempuannya di distrik termiskin, Panem, wilayah yang tersisa dari Amerika Serikat. Dahulu distrik melancarkan perang terhadap Capitol dan kalah. Sebagai bagian dari syarat-syarat kapitulasi, setiap distrik diharuskan mengirim satu anak laki-laki dan seorang anak perempuan untuk muncul di acara tahunan di televisi yang disebut, The Hunger Games. Medan, aturan, dan tingkat partisipasi penonton dapat berubah. Namunsatu hal konstan: membunuh atau dibunuh. Ketika adik Katniss terpilih, Katniss mengajukan diri untuk menggantikan tempatnya.


Lalu, buku kedua dari trilogi ini berjudul Catching Fire.

Kemenangan Katniss di The Hunger Games membuat Presiden Snow geram. Karena menurutnya Katniss telah menyulut api pemberontakan di beberapa distrik. Maka dari itu Presiden Snow mengancam Katniss untuk membuktikan bahwa ia dan Peeta saling mencintai dalam Tur Kemenangan—untuk meredakan semangat pemberontakan penduduk. Masalahnya, Peeta sedikit marah pada Katniss tepat saat mereka kembali ke distrik 12 setelah mereka memenangkan The Hunger Games dan mereka saling menjauh. Dilain pihak, Katniss bingung dengan perasaannya terhadap Gale karena tampaknya Gale mulai menunjukkan ketertarikannya pada Katniss.

Sementara itu, Capitol memiliki agenda sendiri untuk Quartel Quell yang ketiga. Dalam upaya Presiden Snow membalas dendam, Katniss dan Peeta kembali bermain dalam The Hunger Games. Mimpi buruk Katniss belum lagi hilang dan ia sudah harus mempertaruhkan hidupnya sekali lagi. Namun kali ini ia bertekad untuk melindungi Peeta karena ia berutang banyak pada anak lelaki itu. Sanggup kah Katniss membuktikannya pada Presiden Snow?


And the last but the greatest is... Mockingjay!

Revolusi akan segera terjadi. Tindakan Katniss yang memicu pemberontakan di berbagai distrik—meskipun tidak sengaja. Namun ia harus membayar mahal untuk itu. Rupanya sudah ada pergerakan pemberontakan yang menunggu puncaknya. Dan Katniss yang tak tahu apa-apa diselamatkan para pemberontak dari arena Hunger Games untuk menjadi simbol pemberontakan. Because she’s the mockingjay and people paying attention to her.

Hanya saja Katniss kehilangan Peeta. Ia masih mengalami mimpi buruk akibat The Hunger Games pertama. Kali ini ia semakin depresi karena kehilangan Peeta dalam Quarter Quell. Yang membuatnya tertekan adalah ia tidak tahu apakah Peeta masih hidup atau sudah mati di tangan Capitol. Sementara itu, Presiden Coin, presiden distrik 13 yang rupanya selama ini bersembunyi di bawah tanah, ingin Katniss menjalani perannya sebagai mockingjay dengan membuat iklan provokatif untuk mengintimidasi Capitol sekaligus mengangkat semangat para pemberontak yang tersebar di berbagai distrik.

Katniss terjebak dalam permainan para penguasa dalam revolusi ini. Ia tidak tahu siapa yang paling diuntungkan dalam keadaan ini karena sepertinya tetap banyak korban yang berjatuhan. Bahkan lebih banyak dari korban The Hunger Games. Yang ia tahu, dirinya hanyalah pion yang sedang dimanfaatkan diatas papan catur. Ya, Katniss masih berada di arena The Hunger Games.



THE MOVIE



Yap, sekarang mari kita bahas tentang filmnya. Memang susah untuk mengharapkan sebuah film yang sama persis dengan bukunya. Tetapi kita bisa sedikit bernafas lega karena film ini memang tidak terlalu berbeda jauh dengan bukunya. Walaupun memang ada beberapa detail yang terlupakan. Tetapi so far, it's an awesome movie! Great job!
Katniss Everdeen diperankan sangat baik oleh Jennifer Lawrence. Jika Anda sudah membaca triloginya, pasti Anda akan menyadari bahwa tidak ada orang lain di dunia ini yang mampu menjadi Katniss selain Jennifer Lawrence. Karena Jennifer memerankan sosok Katniss dengan sangat pas dan hebat.
Peeta Mellark diperankan sangat indah oleh Josh Hutcherson. Ia memainkan peran seorang Peeta dengan sangat gentle dan mempesona. Kita akan terbuai dibuatnya dan kita akan menemukan pula sosok Peeta dalam diri Josh. Good job, Josh!
Gale Hawthorne diperankan oleh Liam Hemsworth. Kita akan dibuatnya merasa aman seperti yang Katniss rasakan terhadapnya. Betapa Liam dapat memerankan sosok Gale yang mengayomi dan pemberani dengan sangat baik dan menawan.

Berikut ini sosok para pemeran dalam The Hunger Games movie!







THE SOUNDTRACKS


Bintang utama dari soundtrack The Hunger Games adalah Taylor Swift. Dengan soundtrack utama yang berjudul Safe and Sound. Bagi para pembaca yang sudah membaca trilogi The Hunger Games, pasti akan merasakan betapa lagu ini menggambarkan suasana yang tertulis pada buku. Betapa kelamnya dan menyayat hati suasana yang tergambarkan dari lagu ini. Persis seperti yang ada pada buku.




And the complete soundtrack list is below:
1. "Safe & Sound" (feat. The Civil Wars) by Taylor Swift
2. "Eyes Wide Open" by Taylor Swift
3. "Abraham’s Daughter" by Arcade Fire
4. "The Ruler & The Killer" by Kid Cudi
5. "Run Daddy Run" (feat. Pistol Annies) by Miranda Lambert
6. "Kingdom Come" by The Civil Wars
7. "One Engine" by The Decemberists
8. "Take The Heartland" by Glen Hansard
9. "Lover Is Childlike" by The Low Anthem
10. "Dark Days" by Punch Brothers
11. "Tomorrow Will Be Kinder" by The Secret Sisters
12. "Just a Game" by Birdy
13. "Oh Come & Sing" by Ella Mae Bowen
14. "Rules" by Jayme Dee
15. "Reaping Day" by Carolina Chocolate Drops
16. "Give Me Something" I’ll Remember by Neko Case


Baiklah Mago Readers!
Sekian ulasan all about The Hunger Games dari Mago. Semoga dapat menjadi referensi bagi para pembaca dan bagi para Tributes (fans dari The Hunger Games). Pesan dari Mago, trilogi ini benar-benar sebuah masterpiece dan wajib dibaca sekaligus ditonton oleh para penggemar buku dan film.
See ya, Mago Readers!


MAY THE ODDS BE EVER IN YOUR FAVOR