Wawancara Mago "Mencintai Budaya Tradisional"


 Mencintai Budaya Tradisional



Setelah absen di beberapa edisi, rubrik wawancara Mago kini tampil lagi di edisi 7. Masih ingat wawancara Mago dengan Kang Adam Darmawan di edisi ketiga?

Kali ini, Mago menampilkan sosok siswa SMAN 1 Purwakarta yang bernama Gianti Dewi Permatasi sebagai narasumber untuk diajak bertukar pikiran sekaligus menggali informasi mengenai budaya yang menjadi bahasan Mago Magazine pada edisi kali ini.

Sosok cewek kece yang gemar terhadap segala sesuatu mengenai budaya tradisional khususnya budaya sunda dan ikut aktif dalam ekstrakurikuler Seni Sunda ini menyempatkan diri untuk diwawancarai oleh tim Mago Magazine.
Berikut wawancara Mago dengan Gianti.

Pertanyaan 1

Apa sih definisi budaya menurut Gianti?

Budaya itu kan hasil daya, cipta, karsa dan rasa manusia. Jadi budaya itulah yang mencerminkan suatu masyarakat yang tinggal pada daerah tersebut.

Pertanyaan 2

Menurut Gianti, seberapa penting peran remaja dalam melestarikan budaya bangsa?

Penting banget! Remaja harus tetep melestarikan budaya Indonesia, dan itu harus dilestarikan mulai dari sekarang, kalau enggak begitu bias jadi nantinya budaya kita tuh bakal hilang dan punah. Kan aneh ya, masa kita sebagai pemilik budaya malah melupakan budaya kita sendiri.

Pertanyaan 3

Terus bagaimana dengan realita keadaan saat ini?

Menurut Gianti sih baru sebagian kecil yang mempunyai keinginan untuk melestarikan budaya sendiri. Parahnya lagi budaya kita sendiri pun mulai asing dan dianggap aneh oleh remaja itu sendiri. Contohnya nih, kalau saya lagi nyetel lagu sunda, pasti ada deh yang komentar; “ih, denger lagu apa sih, Ti? Bikin ngantuk”. Yaa kayak gitu-gitu deh.

Pertanyaan 4

Mengapa itu terjadi?

Menurut saya itu karena budaya itu sendiri gak dikenalin sejak dini oleh mereka. Pantas aja mereka merasa aneh, ya karena mereka belum terbiasa aja. Ditambah dengan pengaruh budaya asing di Indonesia. Itu juga mempengaruhi sih.

Pertanyaan 4

Iya tuh, budaya asingjuga berperan dalam mulai terkikisnya budaya kita di masyarakat. Menurut Gianti, dalam bidang apa aja sih budaya asing yang masuk ke Indonesia?

Semuanya! Mulai dari fashion, seni musik sampai ke pergaulan sehari-hari, enggak lepas dari pengaruh budaya asing.

Pertanyaan 5

Apa aja dampak positif masuknya budaya asing di Indonesia?

Positifnya, budaya luar tuh bisa lebih mewarnai budaya pada masyarakat masa kini. Contohnya di bidang seni musik, kita bisa memadukan budaya tradisional kita dengan budaya luar sehingga terciptalah karya seni yang menarik dan lebih berwarna.
Budaya luar pun bisa memberi dampak positif lewat kemajuan teknologi yang bisa membuat masyarakat kita menjadi lebih maju.

Pertanyaan 6

Terus dampak negatifnya apa?

Negatifnya itu kalau masyarakat kita terus dipengaruhi oleh budaya asing sedangkan budaya kita sendiri dilupakan. Kalau itu terjadi bukan gak mungkin nantinya budaya kita lenyap digantikan oleh budaya asing. Lagipula budaya luar juga belum tentu cocok dengan budaya kita, kan.

Pertanyaan 7

Kalau begitu, perlu gak kita mencegah budaya asing ke dalam negeri?

Enggak perlu dicegah juga sih, tapi masyarakat kita harus memilah budaya asing mana yang memberi pengaruh positif dan sesuai dengan budaya kita.
Pertanyaan 8

Kalau Gianti sendiri, bagaimana Gianti menyikapi masuknya budaya asing ke Indonesia?

Kalau saya sendiri, saya enggak menutup diri dari budaya luar. Saya juga tetap menikmati dan memperhatikan budaya luar, supaya enggak ketinggalan jaman juga sih hehe. Tapi yang terpenting adalah tetap mencintai budaya tradisional Indonesia.

Pertanyaan 9

Yang terakhir nih, kasih pesan dong ke Mago Readers supaya Mago Readers tetep cinta dan melestarikan budaya Indonesia.

Tetap melestarikan budaya kita! Yang harus diinget tuh gini, Indonesia sangat kaya dengan berbagai budaya dan tradisi, nah hal itu tuh harus bisa kita eksplorasi untuk dapat dijadikan sebagai suatu hal yang menarik bagi pariwisata Indonesia. Nantinya kan Indonesia bisa dapat devisa negara lewat pariwisata dengan menonjolkan budaya dan tradisi bangsa. Dan pastinya, itu semua hanya akan terjadi apabila kita terus memelihara budaya kita sendiri.


Nah itu dia wawancara singkat Mago dengan Gianti Dewi Permatasari. Dari wawancara di atas, Mago menyimpulkan kebudayaan sangat penting untuk dilestarikan. Karena kebudayaan suatu bangsa merupakan ciri karakter bangsa tersebut. Sooo, mari lestarikan budaya Indonesia!


Narasumber: Gianti Dewi Permatasari