Woman like a Flower


Woman like a Flower
oleh: Syifa Hanifah (@syifahanif on Twitter)


Bagaimana perasaan kamu,
bila kamu mengaggap kamu tulang rusuknya, tapi dia menganggap orang lain tulang rusuknya.

Bagaimana perasaan kamu,
bila kamu selalu mengamati, sedangkan yang kamu amati sedang memandang orang lain.

Bagaimana perasaan kamu,
jika takdirmu
Sama seperti bunga matahari, 
Yang selalu memandang matahari, meski tahu matahari tak mungkin melihatnya

Bagaimana perasaan kamu,
Jika takdirmu
Sama seperti bunga mawar,
Orang lain tertarik padamu, tetapi karena durimu
kau dicampakan

Bagaimana perasaan kamu,
Jika takdirmu
Bukan
Takdir bunga melati,
Orang lain suka padamu,
Memetik, merawat, dan menyimpanmu
Seperti kamu adalah barang berharga baginya

Inilah takdir wanita
Sama halnya seperti bunga.
Jika kamu merawatnya maka ia akan berkembang.
Jika kamu diamkan maka dia akan layu.