Reportase: Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H

 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H


Pembawa acara Peringatan Maulid Nabi

                Pada tanggal 25 Januari 2013, ekstrakurikuler Irema SMAN 1 Purwakarta mengadakan acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H yang diselenggarakan di kampus Singawinata. Acara yang bertema “Dengan Maulid Nabi Muhammad SAW Kita Tingkatkan Intelegensi dan Budi Pekerti” tersebut, diikuti oleh siswa/siswi juga Bapak/Ibu Guru Smansa.

Kang Fuadi dan Kang Asep
                Acara tersebut dimulai pukul  7.30 WIB, dipandu oleh Kang Hafiz dan Kang Dimas. Acara yang pertama adalah pembukaan oleh MC. Lalu, peringatan Maulid Nabi diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an beserta saritilawahnya oleh Kang Fuadi, Kang Asep dan Teh Qonita. Surat yang dibacakan yaitu Surat Al-Ahzab ayat 21-22 dan An-Nas ayat 1-6. Suara pembaca Al-Qur’an tersebut sangat indah dan merdu sekali. Acara yang ke 4 yaitu shalawatan, shalawat yang dibawakan oleh Teh Citra dan kawan-kawan adalah shalawat badar. Suara Teh Citra dan kawan-kawanpun tidak kalah merdunya membawakan shalawat bersama seluruh peserta acara di hari itu.

Teh Tamara, Ketua Panitia
Setelah itu, acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia, yaitu Teh Tamara. Dalam sambutannya, Teh Tamara menyampaikan tujuan diadakannya acara tersebut, diantaranya untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, mengenal kepribadian Rasulullah SAW, meneladani dan mengamalkan sikap Rasulullah SAW serta mempererat silaturahmi diantara umat muslim khususnya keluarga besar Smansa. Sambutan kedua oleh Bapak Kepala Sekolah. Menurut beliau, yang terpenting dari diadakannya acara tersebut adalah bagaimana kita mengaplikasikan rasa cinta kita kepada Rasulullah SAW, dan apa hikmah yang bisa kita dapatkan dari memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Ustadz Iwan Gunawan
          Peringatan Maulid Nabi pada hari itu sampai pada inti acara, yaitu tausyiah. Tausyiah pada kesempatan Maulid Nabi kali ini disampaikan oleh Ustadz Iwan Gunawan. Beliau merupakan ustadz lulusan Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Di dalam tausyiahnya, Ustadz Iwan menyampaikan tentang bagaimana hal-hal yang seharusnya bangsa Indonesia banggakan sebagai negara berpenduduk Islam terbesar di dunia yang dihormati oleh negara-negara islam lain. Ustadz Iwan juga mengingatkan para siswa tentang cara-cara bangsa barat dalam upaya menghancurkan negara islam dan bagaimana cara menghindarinya.

Ustadz Iwan mengajarkan metode membaca Qur'an
Di dalam tausyiahnya, Ustadz Iwan tak hanya menyampaikan materi. Beliau juga memberi siswa SMAN 1 Purwakarta beberapa metode dasar membaca Al-Qur’an yang indah dan menyenangkan. Metode tersebut menggunakan kalimat “faulun failun faulun failun” dengan beragam nada yang pembacaannya dapat diterapkan di bacaan Al-Qur’an.

Di penghujung tausyiahnya,Ustadz Iwan memberi sedikit tips cara jika ingin kuliah di Universitas Al-Azhar. Di antaranya harus hafal Al-Qur’an 3 juz, memperdalam bahasa Arab, dan usahakan jangan memakai uang sendiri. Beliau juga menyarankan agar kita sebagai umat muslim harus mempunyai prinsip hidup. Kalimat beliau yang paling berkesan adalah “tidak ada kenikmatan paling besar di dunia ini kecuali saat kita menangis ketika membaca Al-Qur’an, dan tidak ada kenikmatan paling besar di dunia ini kecuali saat kita menangis karena takut pada Allah SWT.

Pak Kamal memimpin do'a
Setelah tausyiah dari Ustadz Iwan, acara diakhiri dengan pembacaan do’a oleh Bapak Kamaludin dan ditutup dengan penampilan nasyid oleh Teh Rina dan kawan-kawan. Alhamdulillah acara Peringatan Maulid Nabi kali ini berjalan lancar. Semoga acara ini menjadi berkah bagi seluruh warga SMAN 1 Purwakarta dan kita semua mendapatkan syafa'at dari Rasulullah SAW di hari akhir kelak. Aamiin. (Lia)


Nasyid dari Teh Rina dan kawan-kawan

***

Reportase ditulis oleh Lia Elita, peserta Mago Magazine Open Recruitment.
Foto diambil oleh Nadiya Adnani, peserta Mago Magazine Open Recruitment.