Wawancara dengan Nabila Andriani, Panitia Peringatan Maulid Nabi


Wawancara dengan Panitia Peringatan Maulid Nabi


Kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW telah sama-sama kita peringati pada 25 Januari 2013 yang lalu. Acara yang diselenggarakan di Kampus Singawinata berjalan lancar diikuti oleh para guru dan siswa-siswi SMAN 1 Purwakarta.  Acara tersebut diisi oleh Ustadz Iwan Gunawan sebagai pemberi tausyiah. Isi tausyiah yang Ustadz Iwan sampaikan sangat bermanfaat untuk membuat kita lebih baik di masa mendatang.

Acara peringatan Maulid Nabi telah usai. Namun perlu dilakukan evaluasi dari segi pelaksanaannya agar dapat diketahui hal apa yang menjadi kekurangan dan perlu untuk diperbaiki di pelaksanaan selanjutnya.

Untuk itu Nia Hoerunnisa, calon anggota Mago Magazine, telah berbincang dengan salah satu panitia kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW untuk menggali informasi mengenai pelaksanaan acara tersebut.


Narasumber

Nama: Nabila Andriani
Kelas: 10.5
Jabatan: Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1434 H
Twitter: @NabilaAndriani


Apakah makna dari kegiatan tadi bagi anda?

Menurut saya, makna dari acara maulid nabi tadi kita jadi bisa lebih belajar banyak tentang bangganya kita sebagai umat muslim Indonesia yang ternyata dibanggakan juga oleh negara-negara lain. Karena Indonesia ini adalah negara yang paling banyak menganut agama Islam.

Apakah acara maulid tadi sudah berjalan lancar?

Menurut saya sudah lumayan, tapi ketika di akhir-akhirnya itu ada sedikit gangguan dari siswa-siwi yang ingin cepat-cepat pulang karena waktunya terlalu lama.

Menurut anda, kekurangan apakah yang terdapat di acara tadi?

Mungkin dari tendanya tadi hanya menutupi sebagian siswa saja, jadi tidak seluruh siswa tertutupi. Sehingga membuat sebagian siswa kurang konsentrasi dengan acara tersebut. Mungkin kalau kedepannya, tendanya bisa di perpanjang jadi semua siswa tidak terkena panas.
Acara inikan bertujuan untuk membangkitkan lagi rasa cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW.

Bagaimanakah situasi saat acara berlangsung?

Situasinya menurut saya cukup kondusif, karena para siswa-siswi semuanya memperhatikan

Adakah tugas yang diberikan saat acara berlangsung? Berupa apa?

Ada, berupa catatan isi ceramah dari Ustadz Iwan Gunawan.

Seberapa pentingkah maulid bagi anda?

Menurut saya penting sekali, karena acara ini 1 tahun sekali dan bisa juga dijadikan contoh atau pedoman kita sebagai umat muslim karena Nabi Muhammad adalah suri tauladan bagi kita untuk menjadi lebih baik.

Bagaimana agar maulid tidak hanya menjadi tradisi saja?

Yah seperti yg pak ustadz tadi sampaikan bahwa kita harus lebih peka lagi dengan acara keagamaan. Bukan dengan mengutamakan konser-konser band.

***

Wawancara dilakukan oleh Nia Hoerunnisa, peserta Mago Magazine Open Recruitment