Wawancara: Ngobrol Bareng Ketua Pelaksana Bewara, Devian Adiana


Wawancara: Ngobrol Bareng Ketua Pelaksana Bewara, Devian Adiana

Kang Devian Adiana

Acara Bewara Unpad pada 25 Mei 2013 lalu berlangsung seru. Semua acara yang ada hari itu sangat berkesan bagi para pesertanya. Dari mulai seminar motivasi, acara try out SBMPTN, hingga hiburan berupa stand-up comedy bergantian menyemarakkan acara Bewara Unpad.

Sebagai saksi langsung berlangsungnya acara ini, Mago Magazine penasaran bagaimana acara keren ini dipersiapkan. Nah, untuk memuaskan hasrat penasaran tersebut, Mago sudah ngepoin ketua Panitia kegiatan Bewara Unpad, Kang Devian Adiana.

Halo Kak. Kami Mago Magazine majalah dinding online dari SMAN 1 Purwakarta. Boleh minta waktunya sebentar nggak kak?

Halo. Boleh kok.

Sebenernya, tujuan diadakannya Try Out ini untuk apa sih Kang?

Acara ini khusus kita buat untuk kontribusi pendidikan. Kebetulan kita kan mahasiswa dan mahasiswi UNPAD yang berasal dari Purwakarta, jadi istilahnya ini semacam organisasi paguyuban di mana kita ada rasa kedaerahan. Terus istilahnya udah selangkah lebih maju dalam pendidikan, jadi kita mau ngasih kontribusi ke generasi selanjutnya dibawah kami seperti adek-adek ini agar kalian dan angkatan kalian bisa meneruskan kita, meneruskan untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi. Jadi istilahnya kita murni untuk kegiatan kontribusi pendidikan.

Dibanding tahun kemarin, bagaimana antusiasme peserta Try Out SBMPTN tahun ini?

Ini acara kedua kita setelah tahun lalu pertama kali kita adain. Kalau peserta tahun kemarin sekitar 280 peserta. Sedangkan untuk tahun ini kurang lebih sama, jumlah pesertanya 270 sekian. Dan untuk tahun kemarin itu guest starnya stand-up comedian juga, yaitu Raditya Dika. Tau nggak Radit? Tau kan?

Tau dong. :D

Nyesel kan nggak dateng?

Iya nih, Mago nyesel banget gak dateng. :(

Iya tahun kemarin guest starnya dia, cuma jadwalnya belum sepadat sekarang. Nah untuk sekarang jadinya Kemal Palevi.

Kira-kira berapa target peserta yang ikut Try Put SBMPTN untuk tahun ini?

Kurang lebih 400 peserta.  400 itu dilihat dari kapasitas tempatnya, karena di sini maksimumnya segitu.

Ceritain dong Kang gimana persiapan untuk acara ini?

Persiapan untuk event ini tuh dari h-3 bulan. Bahkan h-4 bulan kita udah bikin proposal dan deskripsi acara. Tadinya pemilihan konsep acara mau kayak gimana-kayak gimana pas h-4 bulan tuh kita udah sering rapat rutin tiap minggu. Kebetulan kan kita kuliahnya di Bandung, jadi ya rapatnya juga di Bandung. Jadi kita semacam bikin musyawarah nyari opini konsep acara tahun ini gimana. Karena kebetulan acara ini mau kita bikin proker setiap tahun. Nah jadi prokernya tuh gini, awal tahun proker kita sosialisasi tentang UNPAD ke sekolah-sekolah untuk kelas 3. Itu proker awal. Untuk proker keduanya itu proker utama. Yaitu ini, acara inti. Tujuannya yang pertama untuk kontribusi nyata. Yang kedua bikin event yang nyata supaya bisa dilihat orang nih UNPAD bikin acara. Dan jumlah anak UNPAD di Purwakarta lumayan banyak. Angkatan 2012 aja ada sekitar 80 orang. Apalagi angkatan seterusnya? Bisa banyak banget jumlahnya.

Soal untuk Try Out ini siapa yang buat? Unpad atau GO?

Kebetulan untuk masalah Try Out kita kerja sama dengan Ganesha Operation. Jadi untuk masalah ini, GO yang handle, jadi kita cuma sebagai pengawasnya. GO yang men-support acara kita. Dan untuk masalah konsep acara seperti Stand Up Comedy ini dari kita.

Apa aja sih susunan acaranya selain Try Out?

Sebenernya tadi itu mau ada 5 konsep acara. Pertama TO, kedua seminar, ketiga hiburan (Stand Up Comedy), keempat charity, kelima bazar makanan. Cuma berhubungan ada beberapa masalah seperti hujan dan masalah teknis, bazar ini dihilangkan. Jadi Cuma ada 4 itu.

Untuk pengisi acaranya darimana aja sih kak?

Kalo Kemal Palevi itu juara 3 Stand Up Comedy Indonesia yang di Kompas TV.

Apakah ada reward untuk peraih nilai tertinggi dalam TO ini?

Ada. Untuk prestis ada, nanti kita cari dari program IPA juara 1 & 2 dan IPS juga sama.

Apa saja kendala yang panitia hadapi dalam persiapan acara ini?

Kendala banyak, namanya event pasti ada kendala. Dari segi sponsor ada kendala. Dari internal kita kadang suka ada kendala juga. Terus jarak kita dari Bandung ke Purwakarta itu juga jadi kendala. Soalnya kita juga kan kuliah otomatis pada sibuk, jadi yang ke sininya tuh jarang. Makanya kurang efektif tempat juga. Cuma pada dasarnya kendala itu nggak terlalu besar. Buktinya kan acara ini jadi dilaksanain.

Untuk tahun depan, apa aja yang mau ditingkatin untuk penyelenggaraan acara ini?

Sebenernya sih tahun depan itu kita pengen ada sedikit perubahan. Kita pengen bikin acaranya kalo ini indoor, nanti acaranya outdoor. Dan kita maunya ngundang artis yang bener-bener artis keren sekalian. Tadinya acara ini mau ngundang artisnya Adera. Cuma karena ada masalah dengan sponsor, kita budgetnya belum cukup. Jadi kita alokasikan untuk artis ini. Pengennya sih untuk acara tahun depan outdoor dan lebih besar.

Kalau gitu, terima kasih banyak ya Kang untuk waktunya. Maaf mengganggu.

Iya, sama-sama, Mago.

***

Data Diri Narasumber

Nama: Devian Adiana
Tanggal lahir: 26 Desember 1992
Kuliah: Universitas Padjajaran, Jurusan Ilmu Komunikasi
Twitter: @devian_adiana

***

*Wawancara dilakukan oleh Putri Keumala Alisha (@pukaaaw) dan Puput Ayu Wulandari (@putandari17), tim redaksi Mago Magazine
**Foto oleh Nadiya Adnani (@nadiyadnani), fotografer Mago Magazine