Reportase: Buka Bersahabat Komunitas Musik Indie P-MIND “Purwakarta Melodic In Dream”

Reportase: Buka Bersahabat Komunitas Musik Indie P-MIND “Purwakarta Melodic In Dream”




Halo, Mago Readers! :D
Enggak kerasa puasa tinggal menghitung hari lagi, ya. Kita hampir sampai pada hari kemenangan. Bagaimana nih puasa kalian? Masih lancar dong, ya. Pokonya tetep semangat!

Pada tanggal 21 Juli yang lalu, Mago berkesempatan untuk bergabung dalam acara Buka Bersama Komunitas “P-Mind” yang berisikan sekumpulan anak muda Purwakarta yang memiliki minat dan tujuan yang sama dalam hal bermusik yang lebih berkiblat pada aliran Melodic. Jenis aliran ini memiliki banyak varian lagi. Di antaranya adalah punk rock dan melodic punk.


Tidak bisa dipungkiri bahwa musik melodic memiliki peran dan sudah di pandang oleh perindustrian musik di Indonesia. Karena, musik Melodic lebih bisa mengekspresikan diri dan selain itu juga karena lirik-lirik yang tercipta berasal dari ungkapan keseharian dan pengalaman pribadi. Oleh karena itu, mereka berkumpul bersama dan menyalurkan hobby dan bakat mereka agar kedepannya mereka bisa menjajal Dapur Rekaman. Sudah banyak pula Band di Indonesia yang sukses dengan aliran Melodic ini, lho, Mago Readers! Diantaranya adalah Netral, Rocker Rockers, Rosemary, Closehead, dan lain-lain.


Nah, dengan datangnya bulan Ramadhan yang suci ini, menjadikan para pecinta musik keras ini untuk berkumpul bersama dan mempererat kembali tali silatuhrahmi antara satu sama lainnya dengan mengadakan acara Buka Bersama nih, Mago Readers. Seru banget, kan? Dengan mengeluarkan dana sebesar Rp 20.000,00 saja, nantinya kita bisa mendapatkan satu porsi nasi dan ayam bakar.

Acara dimulai pada pukul 16.00 WIB yang beloksikan di Kafe Kincamani. Acara dibuka dengan sambutan dan Mago pun ikut disebut sebagai pen-support acara. Wah, terimakasih kakak-kakak semua!

(saat nama Mago disebut oleh kakak pembawa acara)
Setelah acara sambutan, maka acara pun dimulai dengan penampilan dari masing-masing anggota P-Mind. Voice In Slow tampil sebagai band pembuka dengan membawakan dua lagu andalan mereka.


Voice in Slow

Setelah Voice In Slow tampil, maka disusul dengan penampilan dari Me and Bear band yang kembali membawakan lagu andalan mereka. Me and Bear memiliki ciri khas pada vokalisnya yang bernama Nel dengan gaya yang nyentrik dan tentunya makin membuat Me and Bear ini semakin sedap dipandang mata.

Me and Bear

Penampilan ketiga adalah dari Flash Back Again band. Saat band ini dipanggil oleh pembawa acara, semua yang datang saat itu langsung bertepuk tangan dengan meriah karena band ini termasuk yang paling senior di P-Mind dan pada saat itu pula, Flashback Again baru bisa perfome kembali dikarenakan kesibukan para personelnya. Maka dari itu, para anggota P-Mind yang lain sudah rindu pada aksi band tersebut. Keren sekali, ya, Mago Readers.

Flash Back Again
Setelah Flash Back Again usai beraksi, maka dilanjutkan dengan perfome dari Friday Twenty-One band. Tidak kalah dengan Flashback Again, meriahnya tepuk tangan pun terdengar untuk band ini nih, Mago Readers. Dengan membawakan single yang berjudul “Dalam Kelam” milik “Dochi Pee Wee Gaskins,” dinyanyikan sang vocalist yang bernama Ikhsan Nugraha membuat luluh sejenak ruangan tersebut dari nada-nada keras yang sebelumnya telah ditampilkan.

Friday Twenty-One

Dan, Celevoice pun tampil dengan mengubah suasana yang tadinya sunyi kembali menjadi besemangat dengan suara scream sang vocalist yang bernama Kak “Nuzul”. Sepanjang lagu yang dinyanyikan dari awal hingga akhir, Kak Nuzul bernyanyi dengan menutup mata. Karena, nada-nada yang tinggi membuat Kak Nuzul membutuhkan nafas yang panjang, ya, Mago Readers.

Celevoice

Kemudian, Edan Edun pun menjadi band penutup. Lagu-lagu yang dinynyikan penuh dengan semangat dan emosi, sehingga yang mendengarnya pun ingin ikut bernyanyi bersama. Di penampilan band penutup ini, tepuk tangan pun semakin meriah karena Edan Edun sudah cukup dikenal karena sering tampil di acara-acara pensi, Mago Readers.

Edan Edun

Enggak kerasa waktu berbuka tinggal 10 menit lagi. Wah, ngabuburit kali ini bener-bener berhasil deh. Seru-seruannya kan sudah, nah waktunya mendengarkan Kultum dari Ustad.Anwar yang datang beserta pihak GP.Ansor yang ternyata juga men-support acara ini. Wah, komplit sekali deh paket ngabuburit kali ini.



Bernyanyi bersamanya sudah, seru-seruannya juga sudah, dapat ilmu dari ceramah Ustadz Anwar pun sudah. Nah, ini dia saat yang ditunggu-tunggu, yaitu waktu berbuka. Adzan pun sudah berkumandang semuanya yang datang pada sore itu semangat menyantap hidangan berbuka.


Wah, acara yang diadakan P-Mind ini akhirnya berjalan dengan sangat lancar. Mago pun ikut senang dan terhibur. Ya, intinya sih para anak muda disini ingin menyampaikan bahwa aliran musik Melodic itu tidak negatif, kok. Buktinya, ya, dengan kesuksesan dari acara ini. Selain itu juga masing-masing dari mereka mempunyai harapan dan keinginannya sendiri. Tetapi, yang tercetus dari salah satu panitianya adalah begini, Mago Readers, “Ya, intinya kita disini menyalurkan hobby kita aja ke hal yang lebih positif. Syukur-syukur ada produser rekaman datang dan kami diajak rekaman dan punya album. Hehe,” ucap Boiph, selaku salah satu panitia acara.

Sekian dulu reportase buka bersama yang diadakan oleh P-Mind. Tetap berkontribusi aktif bagi Purwakarta, ya. Dan, Mago tunggu acara-acara seru selanjutnya dari P-Mind. Sampai jumpa di postingan selanjutnya, Mago Readers! :)






Reportase oleh: Nia, Difa, Windy, dan Tiyo