Living The Dream: Ini Pembuktianku

Living The Dream: Ini Pembuktianku
oleh Brilyan Muhamad Agusta, alumni SMAN 1 Purwakarta,
mahasiswa Teknik Geologi
Universitas Padjadjaran, angkatan 2013.



Assalamu'alaikum  Wr Wb.
Sampurasun barudak Smansa Purwakarta setanah air dan sebangsa Indonesia!! Hahaha ngomong-ngomong ga salah nih Mago milih saya buat nulis? Ya udah baelah. Bismillah kita mulai aja ya, maaf kalau rada ngecapruk, yang penting memang begitulah aku adanya, asiiik.

Udah pada tau kali ya nama saya mah. Ya udah bising ada yang belum tau, perkenalannya pake Bahasa Perancis ya biar Madame sedikit bangga, “oui je m'appelle Brilyan Muhamad Agusta", tapi kalau di kampus panggil saja saya Joni ya barudak, kalau Brilyan masalahnya ga ada yang tau. Seriusan loh ini, mungkin itulah bentuk kerasnya kehidupan kuliah bung, namapun bisa menjadi korban. Jadi waspadalah bray!

Langsung aja ya ke intinya. Jadi gini kalau boleh jujur, kalau ga boleh juga ga apa-apa berarti ga jadi ceritanya. Awal mulanya sebenernya saya mulai mendapat bayangan pengen masuk PTN ke mana dan ngerasa cocok tuh malah pas udah keterima di PTN dan mulai masuk kuliah haha, nah loh bingung nya dan anehkan? Tapi, sebelum saya ke terima di PTN, saya sudah memutuskan untuk memilih Teknik Geologi. Mulailah di situ bermunculan anggapan dari sebagian orang, guru-guru, dan orang tua saya sendiri mengira kalau pilihan saya itu salah. Bahkan ada teman saya yang bilang “Gaya maneh, emang bisa naon sih Bril lamun milih Geologi?”, pasti sakitkan kalau adik-adik dipandang sebelah mata seperti itu? Memang sih pilihan saya salah, bahkan bisa dibilang tidak pantas, karena banyak orang menilai lebih tepatnya saya lebih berbakat dalam musik. Padahal mah sih maen musikna ge biasa wae, tapi saya berfikir realistis kalau di musik saya mau jadi apa? Saya juga memilih musik hanya sebatas hobi loh bukan jalan hidup, tapi walaupun pilihan saya salah, syukur alhamdulillah saya ke terima SNMPTN atau biasa disebut dengan jalur undangan.

Nah, dengan ke terimanya saya di UNPAD jurusan Teknik Geologi, mungkin itu adalah salah satu bentuk jalan yang harus dijalani dan anugerah yang Allah berikan kepada saya. Itu sih singkat cerita dan pengalaman saya pada masa SMA. Satu lagi karena ada dorongan yang selalu memotivasi saya, yaitu do'a kedua orang tua dan keluarga yang bisa bikin saya bangkit terus untuk menjadi yang lebih baik.

Nah mungkin ada yang nanya, "kalau Teknik Geologi susah ga sih?". Ya tergantung orangnya, yang namanya Teknik Geologi tuh kerja lapangan, jadi banyak berhubungan sama orang luar, jadi kamu harus orang yang easy going, sopan, friendly, dan maco banget bro, kalau Geologi tuh bukan yang letoy-letoy balerina gitu.

Duka citanya di Geologi banyak banget sumpah. Cobain aja jalani, jangan takut karena itu baik buat kalian ke depannya, bukan maksud untuk menakut-nakutkan, tapi kalian yang sendiri yang bisa merasakan. Kalau kesulitan dalam proses penerimaan mahasiswa baru secara teknisnya ga ada, biasa aja mungkin. Saya cuma mau menekankan lebih disiapkan saja fisik dan mental adik-adik, karena kuliah tuh menurut saya salah satu bentuk pentupan masa remaja kita di SMA dan mulai terkejar kehidupan yang lebih nyata lagi. Kuliah itu pilihan, kalau mau jadi orang yang benar seterusnya akan menjadi benar, tapi sebaliknya kalau adik-adik memilih jalan menjadi ga benar, ya udah kebawa terus jadi ga benar. Jadi, cobalah lebih berfikir dewasa, oke barudak!

Kalau keunggulan jangan ditanya lagi, banyak mahasiswa FTG UNPAD berhasil menorehkan prestasi dalam kompetisi nasional maupun international. Akreditasnya juga A loh, jangan salah hahahasik. Ada sedikit gambaran tentang Teknik Geologi bagi yang belum tau, kalo Teknik Geologi itu urusannya eksplorasi, jadi mereka yang nyari sumber air di mana, sumber minyak di mana, intinya belajar permukaan bumi. Nah kalo Teknik Perminyakan itu urusannya eksploitasi, jadi sederhananya anak Geologi yang nyari sumber minyak, anak Tambang yang kerjanya ngebor minyak gitu. Kalau masalah prospek kerja, alumni program studi ini dapat bekerja di berbagai instansi, di antaranya di bidang industri minyak dan gas bumi, batu bara dan panas bumi, eksplorasi bahan tambang (logam, non logam), jasa konsultan rekayasa geologi bidang geologi teknik, sumber daya air dan lingkungan, institusi pemerintah dan swasta terkait bidang kebumian, serta peneliti di perguruan tinggi dan institusi Litbang. Banyak alumni berhasil merebut peluang pasar kerja di perusahaan-perusahaan asing termasuk Petronas di Malaysia, Freeport, Berau Coal, Antam, Total Indonesie, Adaro, Arutmin, British Petroleum, Newmont, dan lainnya.
Gimana asik, seru dan kerenkan?

Saya simpulkan aja ya. Jadi adik-adik, jangan takut pilihan yang kalian pilih itu salah karena ’’PILIHAN SALAH TERKADANG MEMBAWA KITA KE ARAH YANG BENAR, DAN PILIHAN YANG BENAR BUKAN JALAN MENUJU PENGALAMAN . TETAPI  SAAT DIHADAPKAN PILIHAN, KALIAN PILIHLAH UNTUK MENJALANI . GO AHEAD!’’

Salam sukses dari saya!



*Kak Brilyan bisa dihubungi di akun Twitternya @BrilyanMA