Artikel: Apa Sih “Edufest” itu?

Artikel: Apa Sih “Edufest” itu?



Halo Mago Readers, tau gak nih kemarin tanggal 24 sampai 25 Januari 2015 perkumpulan mahasiswa di Purwakarta mengadakan event Edufest nih? Tau gak Edufest itu apa? Kalo gak tau, yuk kita cari tahu! ^^
                                    
Menurut info dari sumber yang sudah Mago wawancarai, Edufest adalah acara pendidikan terbesar di Purwakarta yang diadakan rutin setiap tahun. Event ini diselenggarakan oleh seluruh mahasiswa yang berasal dari Purwakarta yang berinisiatif dan ingin mewujudkan kontribusi nyata dari tridarma perguruan tinggi, salah satunya yaitu pengabdian untuk masyarakat. Edufest pertama kali diselenggarakan oleh mahasiswa ITB dari Purwakarta pada tahun 2008. Awalnya Edufest hanya diselenggarakan oleh mahasiswa ITB saja, namun karena antusiasme dari mahasiswa-mahasiswa Purwakarta yang tinggi, kini kepanitiaan inti Edufest dipegang oleh delapan universitas yang ada di Indonesia, yaitu ITB, UNISBA, UI, POLBAN, TELKOM, ITENAS, UPI, dan UNPAD. Edufest diselenggarakan untuk mengembangkan potensi siswa-siswi yang ada di Purwakarta yang diharapkan dapat membuat Purwakarta menjadi lebih baik lagi.

Dari dulu sampai sekarang Edufest memiliki 3 rangkaian acara, yaitu TO simulasi SBMPTN, expo universitas yang menghadirkan 25 universitas dari dalam dan luar jawa, dan yang terakhir seminar motivasi sebagai puncak acara sekaligus penutupan dari Edufest ini.



Sebenarnya Edufest ini diselenggarakan khusus bagi siswa-siswi kelas 12 SMA yang akan mengikuti SBMPTN. Namun bagi siswa-siswi kelas 10 11 SMA juga dapat mengikuti Edufest ini, namun hanya mengikuti expo universitasnya saja.

Event Edufest ini dipublikasikan melalui media-media sosial seperti facebook, twitter, maupun web Edufest itu sendiri dan juga melalui media partner. Event ini tentunya sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kelas 12 untuk mencari banyak informasi tentang universitas-universitas dan persiapan SBMPTN.
         


*Sumber informasi: Eghie Marviannisa, mahasiswa FPOK UPI

**Artikel ditulis oleh Balqis Khania, Tim Redaksi Mago Magazine