Hari Tani Nasional


Apa sih hari tani itu? Mungkin banyak dari readers yang gatau hari tani itu apa dan kenapa itu ada. Perayaan hari tani yang diadakan setiap tanggal 24 September oleh para tani.

Jadi pada sejarahnya, peringatan Hari Tani Nasional ini mencerminkan harapan yang amat besar. Pada tahun 1960, Presiden RI, Soekarno, menetapkan Undang-Undang (UU) No. 5/1960–yang lebih dikenal dengan UU Pokok Agraria. UU inilah yang menjadi harapan besar untuk redistribusi tanah, air dan benih bagi rakyat tani Indonesia.

Sebagai rasa syukur dan suka cita inilah yang mendasari semangat petani merayakan setiap tahunnya. Maka tak heran setiap tanggal 24 September, pesan-pesan yang kerap muncul adalah yang bertujuan membongkar ketidakadilan struktur agraria. Juga pesan-pesan untuk peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan.

dikutip dari okezone, jumlah petani di seluruh Indonesia sebesar 26,1 juta keluarga tani, yang mana 77 persen merupakan petani kecil dengan pendapatan Rp1,030 juta per bulan atau paling rendah dibandingkan UMP terendah di seluruh Indonesia.

Petani memiliki peranan penting bagi bangsa. Karena berkat petani, kita bisa menikmati makanan pokok setiap harinya. Namun pada saat ini, peranan petani kerap tidak diperhatikan. Maka dari itu kita harus memiliki kesadaran betapa pentingnya peranan petani bagi kita semua. Tidak ada salahnya untuk kita merayakan hari tani ini setiap tahunnya.

Hari Tani Nasional harus diperingati segenap bangsa Indonesia dengan kegembiraan. Bahwa kita masih punya petani, bahwa kita harus selalu mensejahterakan petani.

Tentunya Hari Tani harus dirayakan dengan perubahan, yaitu perubahan kesejahteraan petani yang harus meningkat. Peranan masyarakat dengan membeli dari hasil petani lokal sangat dibutuhkan, terlebih kebijakan yang dibuat pemerintah untuk petani haruslah melibatkan petani dan menguntungkan petani lokal. Tidak adanya keterlibatan petani pada setiap kebijakan di sektor pertanian dianggap tidak memuluskan pemerintah dalam meningkatkan tingkat kesejahteraan petani di Indonesia

Maka dari itu mari bekerja, bergotong-royong. Demi pembaruan agraria sejati, demi kedaulatan pangan rakyat. Demi kesejahteraan petani.


"Soal pangan adalah soal hidup matinya bangsa" - Ir. Soekarno